Jumat, September 17, 2021
Beranda BERITA UTAMA Bos Besar Samsung Lee Kun-hee Meninggal Dunia

Bos Besar Samsung Lee Kun-hee Meninggal Dunia

Sentrakabar.com- Bos raksasa elektronik Samsung Lee Kun-hee dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (25/10/2020) di Seoul, ibu kota Korea Selatan. Lee meninggal di usia 78 tahun.

Dikutip The New York Times, 24 Oktober 2020, Samsung mengumumkan kematian Lee, tetapi tidak merinci soal penyebab kematiannya.

Sebelumnya Lee diketahui telah lumpuh sejak serangan jantung pada 2014.

Selain putranya, Lee Kun-hee juga meninggalkan saudara perempuannya Sook-hee, Soon-hee, Deok-hee dan Myung-hee. Dia juga meninggalkan istrinya, Hong Ra-hee; putrinya Boo-jin dan Seo-hyun; serta tujuh cucu.

Bagaimana rekam jejaknya?
Lee merupakan pemimpin Samsung Group sejak 1987 hingga 1998. Kemudian pada 1998 sampai 2008 dia menjabat ketua dan kepala eksekutif Samsung Electronics.

Dia lahir pada 9 Januari 1942 di Daegu, Korea Selatan. Orang tuanya adalah Park Doo-eul dan Lee Byung-chull, yang mendirikan Samsung beberapa tahun sebelumnya.

Lee lulus dari Universitas Waseda di Tokyo pada 1965. Ia kemudian belajar di program master di Universitas George Washington tetapi tidak menerima gelar.

Dia memulai karirnya di Tongyang Broadcasting Company (afiliasi Samsung pada saat itu) pada 1966.

Lee bekerja di Samsung C&T, perusahaan konstruksi dan perdagangan konglomerat, sebelum diangkat menjadi wakil ketua Samsung Group pada tahun 1979.

Sebelum menjadi raksasa elektronik dunia, awalnya bisnis Samsung adalah pengekspor buah dan ikan kering.

Samsung pertama kali tumbuh dengan mendominasi bahan pokok konsumen, seperti gula dan tekstil, yang dibutuhkan Korea yang saat itu dilanda perang.

Samsung kemudian berkembang menjadi perusahaan asuransi, pembuatan kapal, konstruksi, semikonduktor dan banyak lagi.

Lee mengambil alih Samsung Group pada 1987, setelah kematian ayahnya dan pendiri konglomerat.

Saat itu orang-orang mengenal Samsung hanya sebagai pembuat televisi murah dan gelombang mikro yang tidak dapat diandalkan serta dijual di toko diskon.

Ketika dia menjadi ketua pada 1987, dia mengambil suatu fiksasi dari ayahnya pada perencanaan untuk masa depan yang lebih jauh.

“Kami berada dalam transisi yang sangat penting. Jika kami tidak pindah ke industri yang lebih padat modal dan teknologi, kelangsungan hidup kami mungkin dipertaruhkan,” kata Lee tak lama setelah memimpin, dalam sebuah wawancara dengan Forbes.

Industri elektronik
Perubahannya makin terlihat saat Lee mengumpulkan sejumlah manajer Samsung Electronics ke sebuah hotel mewah di Frankfurt pada 1993.

Selama berhari-hari, dia menguliahi para eksekutif, mendesak mereka untuk mengubur cara-cara lama dalam bekerja dan berpikir.

“Ubah segalanya, kecuali istri dan anak-anakmu,” katanya.

Samsung pun memutuskan akan fokus pada peningkatan kualitas produk daripada meningkatkan pangsa pasar.

Lee tanpa henti mendorong perusahaan itu menaiki tangga teknologi. Pada awal 1990, Samsung telah melampaui saingannya, Jepang dan Amerika, dalam kecepatan chip memori.

Pada 1995, sebagai bagian dari penekanan pada kualitas, Lee mengunjungi pabrik Samsung di kota Gumi setelah sejumlah ponsel ditemukan rusak.

Menurut buku karya Tony Michell berjudul “Samsung Electronics and the Struggle for Leadership of the Electronics Industry” yang terbit pada 2010, pekerja pabrik Gumi berkumpul di halaman dan dipaksa mengenakan ikat kepala dengan tulisan “Kualitas Pertama.”

Lee dan dewan direksi duduk di bawah spanduk yang bertuliskan “Kualitas adalah Kebanggaan Saya.”

Bersama-sama mereka menyaksikan telepon, mesin faks, dan inventaris lainnya senilai 50 juta dolar dihancurkan dan dibakar. Para karyawan menangis.

Dia saat itu percaya bahwa elektronik akan menjadi bagian integral dari mobil, lalu dia memulai menjual mobil pada pertengahan 1990. Samsung Motors juga dijual pada 2000.

Hubungan dengan Hollywood juga berumur pendek. Pada 1995, Steven Spielberg mengajak Lee keluar saat makan malam tentang investasi di sebuah studio film.

Meskipun menjadi penggemar film, ketua dan eksekutif Samsung lainnya akhirnya berbicara tentang microchip.

Samsung memasuki fase penaklukan global pada tahun 2000-an, menggunakan perangkat yang mencolok dan pemasaran yang rapi untuk menanamkan namanya dengan kuat ke dalam benak konsumen Barat.

Pada 2007, dia telah mengidentifikasi krisis yang membayangi Samsung berikutnya.

China menguasai manufaktur kelas bawah, sementara Jepang dan Barat masih memimpin dalam teknologi canggih. Perusahaan Korea Selatan (termasuk Samsung) terjepit di antaranya.

Setelah itu menjabat sebagai ketua Samsung Electronics mulai 2010 hingga meninggal dunia. Dengan semua itu dia menjadi orang terkaya di Korea Selatan.

Berpengaruh di Korsel
Selama masa jabatannya, meskipun Lee memiliki lebih banyak tanggung jawab di grup, dia tetap menjadi pemikir besar Samsung dan penyedia arahan strategis besar.

Tetapi kepemimpinannya juga menunjukkan cara-cara yang terkadang meragukan di mana kerajaan bisnis keluarga Korea Selatan (yang dikenal sebagai chaebol) melindungi pengaruh mereka.

Dinasti perusahaan Korea Selatan adalah sumber utama vitalitas ekonomi sehingga beberapa orang Korea Selatan bertanya-tanya apakah chaebol menyandera negara mereka.

Pada 1996, Lee dihukum karena menyuap presiden Korsel, tapi kemudian diampuni. Lebih dari satu dekade kemudian, dia dinyatakan bersalah atas penggelapan pajak tetapi diberi penangguhan hukuman lagi.

Hal itu agar dia dapat melanjutkan lobi untuk membawa Olimpiade Musim Dingin ke kota pegunungan Pyeongchang pada 2018.

Tak lama setelah Pyeongchang Games, Lee Myung-bak, presiden Korea Selatan dari 2008-2013, dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena menerima suap sebesar 5,4 juta dolar dari Samsung sebagai imbalan untuk mengampuni Lee.

Ketika Lee memulai perombakan berikutnya pada cara Samsung, muncul tuduhan bahwa dia telah menghindari pajak atas miliaran dolar yang seharusnya disimpan di rekening rahasia.

Alih-alih melawan tuduhan itu, ia mengejutkan Korea Selatan dengan mengumumkan pengunduran dirinya di televisi langsung pada 2008. Dia diampuni dan kemudian diangkat kembali sebagai ketua Samsung pada 2010.

Samsung Electronics saat ini adalah landasan ekonomi Korea Selatan dan salah satu perusahaan yang menghabiskan banyak uang untuk penelitian serta pengembangan.

Sk/kpc

Most Popular

Tokoh Pemuda Pinang Sebatang Tabur Bibit Ikan Patin 11 Ribu Ekor

SIAK(SK)- Sebanyak 11.000 ekor bibit ikan Patin ditebarkan ke Sungai Siak Kecamatan Tualang oleh tokoh pemuda Pinang Sebatang ( PS) Arizal bersama Ketua PWI...

Audit BJB Ditemukan 22 Transaksi Tak Sesuai SOP

PEKANBARU(SK)– Sidang dugaan pembobolan rekening nasabah BJB Pekanbaru kembali embuka fakta-fakta baru. Pada persidangan dengan terdakwa Indra Osmer Hutauruk, Manajer Bisnis Konsumer bank bjb...

Hakim Dahlan: Mengapa 4 Tahun CCTV BJB Bisa Rusak

PEKANBARU(SK) - Ketua majelis hakim sidang penggelapan dana nasabah BJB Pekanbaru DR Dahlan SH MH merasa heran dengan kondisi salah satu fasilitas keamanan BJB...

Penggelapan Dana Nasabah di BJB Jadi Preden Buruk Perbankan

PEKANBARU(SK) - Pengamat Perbankan dan Ekonom Riau, Peri Akri mengatakan dari segi ekonomi, kasus yang menimpa nasabah BJB Pekanbaru Arif Budiman sangat tidak baik ke...

Nasional

Dana BSU Peserta BPJAMSOSTEK Cair

0
PEKANBARU(SK) - Pemerintah sudah mulai melakukan pencairan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang pada pekan lalu sudah diserahkan datanya oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kepada...

Perguruan Kungfu Naga Sakti Indonesia Mengadakan Ujian Ke- 32

0
PEKANBARU----Porsea, Perguruan Kungfu Naga Sakti Indonesia (PKNSI) mengadakan ujian kenaikan sabuk yang ke- 32 di Desa Jonggi Manulus Kecamatan Permaksian Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera...

Pimred StatusRakyat Apresiasi Polda Sumut Atas Ungkap Pembunuh Marshal

0
PEKANBARU(SK)----Keberhasilan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut dalam mengungkap kasus penembakan Marasalem Harahap (Marshal) Pimpinan Redaksi Media Lassernewstoday.com menuai pujian dari kalangan kuli tinta...

Tokoh Agam Dukung T Rusli Ahmad Jadi Ketua FKUB, Ketua DPH LAMR : Sudah...

0
PEKANBARU(SK) - Dukungan terhadap Ketua Umum DPP Santri Tani Nahdatul Ulama (Santan NU) T. Rusli Ahmad menjadi Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi...

Survei CISA: Publik Puas terhadap Jokowi, Elektabilitas PDI-P Tetap Unggul,  AHY dan Demokrat Semakin...

0
JAKARTA(SK)---Lembaga Analis dan Konsultan Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) kembali meluncurkan hasil Surveinya yang bertajuk Potret Kondisi Sosial dan Konfigurasi Politik...

Riau

Tokoh Pemuda Pinang Sebatang Tabur Bibit Ikan Patin 11 Ribu Ekor

0
SIAK(SK)- Sebanyak 11.000 ekor bibit ikan Patin ditebarkan ke Sungai Siak Kecamatan Tualang oleh tokoh pemuda Pinang Sebatang ( PS) Arizal bersama Ketua PWI...
Suasana sidang.

Audit BJB Ditemukan 22 Transaksi Tak Sesuai SOP

0
PEKANBARU(SK)– Sidang dugaan pembobolan rekening nasabah BJB Pekanbaru kembali embuka fakta-fakta baru. Pada persidangan dengan terdakwa Indra Osmer Hutauruk, Manajer Bisnis Konsumer bank bjb...
Suasana sidang kasus penggelapan di Bank BJB.

Hakim Dahlan: Mengapa 4 Tahun CCTV BJB Bisa Rusak

0
PEKANBARU(SK) - Ketua majelis hakim sidang penggelapan dana nasabah BJB Pekanbaru DR Dahlan SH MH merasa heran dengan kondisi salah satu fasilitas keamanan BJB...
Pengamat Perbankan dan Ekonom Riau, Peri Akri

Penggelapan Dana Nasabah di BJB Jadi Preden Buruk Perbankan

0
PEKANBARU(SK) - Pengamat Perbankan dan Ekonom Riau, Peri Akri mengatakan dari segi ekonomi, kasus yang menimpa nasabah BJB Pekanbaru Arif Budiman sangat tidak baik ke...

TLCI#2 Riau Droping Bansos ke Lokasi Bencana Banjir di Kampar

0
KAMPAR(SK) - Musibah banjir bandang yang melanda 2 Desa (Ludai dan Dua Sepakat), di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, pada Minggu tengah malam...

Hukum

Suasana sidang.

Audit BJB Ditemukan 22 Transaksi Tak Sesuai SOP

0
PEKANBARU(SK)– Sidang dugaan pembobolan rekening nasabah BJB Pekanbaru kembali embuka fakta-fakta baru. Pada persidangan dengan terdakwa Indra Osmer Hutauruk, Manajer Bisnis Konsumer bank bjb...
Suasana sidang kasus penggelapan di Bank BJB.

Hakim Dahlan: Mengapa 4 Tahun CCTV BJB Bisa Rusak

0
PEKANBARU(SK) - Ketua majelis hakim sidang penggelapan dana nasabah BJB Pekanbaru DR Dahlan SH MH merasa heran dengan kondisi salah satu fasilitas keamanan BJB...
Pengamat Perbankan dan Ekonom Riau, Peri Akri

Penggelapan Dana Nasabah di BJB Jadi Preden Buruk Perbankan

0
PEKANBARU(SK) - Pengamat Perbankan dan Ekonom Riau, Peri Akri mengatakan dari segi ekonomi, kasus yang menimpa nasabah BJB Pekanbaru Arif Budiman sangat tidak baik ke...

Izin PT RAPP Layak Dicabut Akibat Garap Lahan Diluar Konsesi

0
PEKANBARU(SK)-PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) milik konglomerat Sukamto Tanoto diduga beroperasi secara ilegal di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, tepatnya di dua...

Polairud Polda Riau Tangkap Kapal Pompong Pembawa Kayu Ilegal

0
Pekanbaru(SK)- Kapal jenis pompong tanpa nama yang membawa kayu olahan jenis Meranti ditangkap tim Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara, Polda Riau. Selain menyita barang bukti,...

Kesehatan

Resmikan Isoter Wisma Kemala, Kapolda Riau Serahkan Bantuan 30 Oksigen Konsentrator Dari Kapolri

0
PEKANBARU(SK) - Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi menyerahkan 30 Oksigen Konsentrator kepada Kabid Dokkkes Polda Riau pada Senin (30/8/2021), saat meresmikan penggunaan Gedung...

DPD KORNI Pekanbaru Giat Peduli Sosial ke Masyarakat Terdampak PPKM dan Menjalani Isoman

0
Pekanbaru(SK) - DPD KORNI Pekanbaru Apresiasi Lurah Sialang Sakti Kecamatan Tenayan Raya Hasan Nusi dan Jajaran RW 07/ RT 01 dalam giat Peduli KORNI...

Menandai 30 Tahun Pengabdian, Alumni Akpol 1991 Riau Bagikan 1020 Paket Sembako

0
PEKANBARU(SK)- Alumni Akpol angkatan 1991 Bhara Daksa menggelar aksi membagikan sembako kepada masyarakat terdampak covid-19 di Pekanbaru, menandai 30 tahun pengabdiannya di institusi Kepolisian...

Ketua B2P3 Riau, Oyong Tanjung Ucapkan Terimakasih ke Management RS Prima Pekanbaru

0
Pekanbaru(SK)- - Ketua B2P3 Riau, Oyong Tanjung menyampaikan ucapan terima kasih kepada management Rumah Sakit Prima Pekanbaru dalam penanganan pandemi virus Covid-19 di Kota...

Forum Pekanbaru Kota Bertuah Lakukan Aksi Nyata Di Tengah Pandemi Covid-19

0
Pekanbaru(SK)- -Hari ini, Ahad (18/7/2021) FKB berbagi masker dengan jumlah 18.000 masker dan penyemprotan 150 liter disinfektan di sejumlah pasar dan rumah ibadah. "Ini aksi...