Kamis, Mei 6, 2021
Beranda Nasional Habib Rizieq Bicara Rekonsiliasi, Pemerintah Tegaskan Posisi

Habib Rizieq Bicara Rekonsiliasi, Pemerintah Tegaskan Posisi

Sentrakabar – Habib Rizieq Syihab merespons soal gaungan rekonsiliasi sepulangnya dia ke tanah air. Secara gamblang, Habib Rizieq mengatakan pihaknya akan rekonsiliasi kalau pemerintah menyetop kriminalisasi ulama. Namun, pemerintah mempertanyakan apa yang harus direkonsiliasi oleh Habib Rizieq.

“Ada teriak-teriak rekonsiliasi, mana mungkin rekonsiliasi bisa digelar kalau pintu dialog tidak dibuka. Buka dulu pintu dialognya, baru rekonsiliasi. Tak ada rekonsiliasi tanpa dialog, dialog penting,” kata Rizieq seperti disiarkan kanal YouTube Front TV, Rabu (11/11/2020).

Rizieq mengatakan seharusnya pemerintah senang dikritik. Kritik dari pihak luar disebut Rizieq bisa diterima atau ditolak oleh pemerintah.

“Para pengkritik itu punya solusi yang ditawarkan. Pelajari, kalau solusi baik, terima. Kalau tidak baik, saudara, sampaikan di mana tidak baiknya. Selesai, tidak perlu ada kegaduhan di tingkat nasional,” ucapnya.

Dia mengaku telah menawarkan dialog kepada pemerintah sejak 2017. Namun, tak kunjung ditanggapi.

“Setelah aksi 212, aksi 212 di tahun 2016, kemudian di Januari (2017), kita buat aksi lagi 121, 12 Januari. Kita sudah tawarkan, kalau pemerintah mau duduk dengan para habaib, para ulama, kami siap 24 jam, kapan, di mana, silakan. Tapi apa jawaban yang diterima? Jawaban yang kami terima, bukan pintu dialog dibuka, bukan rekonsiliasi yang didapatkan, tapi yang kita dapatkan, kriminalisasi ulama,” kata Rizieq.

Rizieq mengatakan dirinya bersedia dialog asalkan pemerintah menghentikan kriminalisasi ulama. Setelah itu, menurut Rizieq, dia akan memulai proses rekonsiliasi.

“Kita siap berdialog, kapan saja, tapi setop dulu kriminalisasi ulama, setop dulu kriminalisasi aktivis, tunjukkan niat baik. Kalau mau dialog rekonsiliasi, ahlan wa sahlan,” ucap Rizieq.

Rizieq kemudian menyebut beberapa ulama dan aktivis yang masih ditahan dan ditangkap karena beberapa kasus. Dia menyebut Abu Bakar Baasyir sampai dengan aktivis KAMI, Jumhur Hidayat.

“Bebaskan dulu para tokoh kita, masih banyak ulama kita yang saat ini menderita di penjara. Bebaskan Ustaz Abu Bakar Baasyir, Habib Bahar bin Smith, bebaskan dulu Doktor Syahganda Nainggolan, bebaskan Bapak Anton Permana, bebaskan Jumhur Hidayat, bebaskan dulu. Bebaskan buruh, bebaskan mahasiswa, bebaskan para pendemo, bebaskan pelajar yang saat ini memenuhi ruang-ruang tahanan,” ucapnya.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko justru mempertanyakan maksud rekonsiliasi tersebut. Dia menilai pemerintah tidak ada masalah dengan Habib Rizieq sejauh ini.

“Menurut saya, apa yang direkonsiliasi dengan Pak Habib Rizieq? Kita tidak ada masalah. Dari awal kita katakan Pak Habib Rizieq mau pulang, ya pulang-pulang saja. Pergi-pergi sendiri, pulang-pulang silakan,” kata Moeldoko kepada wartawan di gedung Bina Graha, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2020).

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Foto: (Andhika Prasetia/detikcom).
Moeldoko mengatakan pemerintah tidak mempermasalahkan kepulangan Habib Rizieq. Eks Panglima TNI ini juga mengatakan Habib Rizieq dikawal dengan baik kepulangannya.

“Buktinya, pulang nggak ada masalah kok. Apakah kita mencegat? Nggak. Aparat keamanan, justru kita wanti-wanti, kawal dengan baik, jangan diganggu walaupun mereka sendiri yang mengganggu, mengganggu jalan maksudnya, mengganggu publik,” kata Moeldoko.

Habib Rizieq diketahui sebelumnya berada di Mekah, Arab Saudi, sebelum kembali ke Indonesia. Setiba di Indonesia, Habib Rizieq juga berbicara soal rekonsiliasi. Soal ini, Moeldoko mengatakan tidak ada yang harus direkonsiliasi.

“Tetapi kita tidak berikan upaya-upaya untuk menekan, upaya-upaya untuk menghalangi, dan seterusnya. Buktinya apa? Ya beliau datang sampai ke rumahnya ya aman-aman saja, selamat. Jadi inilah, kita juga harus luruskan, harus clear, masyarakat juga harus paham, tidak ada yang harus direkonsiliasi. Yang diperlukan di sini adalah masing-masing punya hak dan tanggung jawab,” ujar Moeldoko.

Moeldoko juga menegaskan tidak ada kriminalisasi ulama di pemerintahan Jokowi. Menurutnya, pihak yang dikriminalisasi adalah pihak yang salah. Moeldoko mengatakan mereka yang ditindak sudah berdasarkan ketentuan.

“Sebenarnya tidak adalah, istilah kriminalisasi ulama itu nggak ada. Kita tidak mengenal istilah itu dan kita tidak mau ulama dikriminalisasi. Negara itu melindungi segenap bangsa. itu tugas negara. Jadi siapa yang dikriminalisasi? Yang salah. Terus yang salah siapa? Ya nggak ngerti, apakah dia ulama apakah dia ini. Tapi jangan terus bahasanya kriminalisasi ulama. Nggak,” sebut Moeldoko.

“Nggak ada negara semena-mena. Tapi negara juga harus menegakkan aturan-aturan melalui law enforcement. Kalau nggak, kacau-balau kan. Nah, siapa yang kena law enforcement itu? Ya mereka-mereka yang salah. Jadi terus jangan dibalik negara atau pemerintah mengkriminalisasi ulama. Nggak, tidak ada itu. Yang dikriminalkan adalah mereka-mereka yang salah dan itu ada bukti-buktinya,” lanjutnya

SK/DTK

Most Popular

B2P3 Riau Jalin Silaturahmi dengan Panti Asuhan Putri Aisyah

PEKANBARU(SK) ---Ketua Oyong Tanjung (OT) selaku Ketua B2P3 menjelaskan bantuan ini berupa kepedulian Bersama antara B2P3 serta sejumlah jajarannya dan Panti Asuhan Edukasi memberikan paket...

HUT KOTA Dumai ke-22, Ini Pesan dan Harapan Walikota

DUMAI(SK) --Pemerintah Kota Dumai hari ini merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 yang jatuh pada 27 April 2021. Perayaan hari jadi kota pelabuhan di...

Walikota Dumai Kehilangan Sosok Orangtua

DUMAI(SK) - Walikota Dumai Paisal kehilangan sosok orangtua. Wakilnya Aris meninggal dunia karena Covid. Paisal pun memuji wakilnya yang akrab disapa Uwo sebagai orang yang...

Pengalaman Memasak Sempurna Dengan MODENA BH 5725 LK

Pekanbaru(SK) – Di tengah masa pandemi seperti sekarang tak bisa dipungkiri bahwa hidangan yang dimasak sendiri, lebih terjamin nilai gizi dan kebersihannya. Untuk itu,...

Nasional

Ketua B2P3 Riau Ngopi Bareng Dengan Ketua B2P3 Pusar di Jakarta

0
Pekanbaru(SK)----Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila (B2P3) Provinsi Riau dan Kabupaten Pelalawan, ngopi bareng bersama Ketua Badan Buruh dan Pekerja Pemuda Pancasila Pusat,...

KPK Periksa Plt Kadis PUPR Bengkalis di Polda Riau

0
PEKANBARU(SK)--Penanganan perkara tindak pidana korupsi proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat duri (multiyears) di Bengkalis tahun anggaran 2013 sampai 2015, yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan...

Bertemu Kepala BNPB, Edwar Sanger Serahkan Surat Peminjaman Heli

0
PEKANBARU(SK)--Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, bertolak ke Jakarta. Untuk mengantarkan Surat peminjaman heli yang dibuat Gubernur Riau, Syamsuar, Kamis (18/2/2021). Tiba di Jakarta,...

Jangan Mudah Percaya Terhadap Kritik

0
PEKAN lalu hingga hari ini perbincangan tentang kebebasan menyampaikan kritik mengemuka di ruang publik. Bahkan ada yang beranggapan seolah selama ini kritik tidak berjalan....

Mahasiswa Pekanbaru Ikut Bertarung Rebut Ketum PB HMI Jakarta

0
JAKARTA(SK)- Perhelatan kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-XXXI akan dilaksanakan pada 17 Maret 2021 mendatang di Surabaya. Hari ini merupakan hari terakhir dalam pengembalian...

Riau

B2P3 Riau Jalin Silaturahmi dengan Panti Asuhan Putri Aisyah

0
PEKANBARU(SK) ---Ketua Oyong Tanjung (OT) selaku Ketua B2P3 menjelaskan bantuan ini berupa kepedulian Bersama antara B2P3 serta sejumlah jajarannya dan Panti Asuhan Edukasi memberikan paket...

HUT KOTA Dumai ke-22, Ini Pesan dan Harapan Walikota

0
DUMAI(SK) --Pemerintah Kota Dumai hari ini merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 yang jatuh pada 27 April 2021. Perayaan hari jadi kota pelabuhan di...

Walikota Dumai Kehilangan Sosok Orangtua

0
DUMAI(SK) - Walikota Dumai Paisal kehilangan sosok orangtua. Wakilnya Aris meninggal dunia karena Covid. Paisal pun memuji wakilnya yang akrab disapa Uwo sebagai orang yang...

Pengalaman Memasak Sempurna Dengan MODENA BH 5725 LK

0
Pekanbaru(SK) – Di tengah masa pandemi seperti sekarang tak bisa dipungkiri bahwa hidangan yang dimasak sendiri, lebih terjamin nilai gizi dan kebersihannya. Untuk itu,...

Rusak Lingkungan Akibat Borrow Pit PT Chevron, Yayasan Lingkungan Riau Curigai SKK Migas

0
PEKANBARU(SK)----Sejumlah pemuda dari yayasan lingkungan hidup Riau, datangi Kejati Riau guna melaporkan dugaan "kongkalikong" antara Perusahaan hulu migas, PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI)...

Hukum

Rusak Lingkungan Akibat Borrow Pit PT Chevron, Yayasan Lingkungan Riau Curigai SKK Migas

0
PEKANBARU(SK)----Sejumlah pemuda dari yayasan lingkungan hidup Riau, datangi Kejati Riau guna melaporkan dugaan "kongkalikong" antara Perusahaan hulu migas, PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI)...

Ada Aksi Damai di Polres Inhil, Fauzi: Berduka Cita Atas Matinya Hukum di Inhil

0
INHIL(SK)- Sedikitnya 50 orang masyarakat yang mengatas namakan Pallapi Arona Ogi'e (PAO) melakukan aksi demontrasi dalam penyampaian aspirasi di Polres Indragiri hilir (Inhil) Senin...

Tolak Ajakan ML, Istri Putuskan Gantung Diri

0
PEKANBARU(SK)--Khoirul Azmi tampaknya akan menyesal seumur hidup, karena ajakan isterinya Making Love (ML), ditolaknya. Sehingga berakibat kehilangan pujaan hatinya untuk selama-lamanya, Rabu (14/4/2021). Istrinya NO...

Istana Warning Panglima TNI dan Kapolri Soal Sengketa Lahan Gondai

0
Pekanbaru(SK) - Ribut eksekusi lahan Desa Gondai, Kabupaten Pelalawan, mendapat perhatian dari Kantor Staf Presiden (KSP). Lembaga di bawah komando Jenderal (purn) Moeldoko itu...

Warga Inhu Tuntut Pengembalian Uang, “Kami butuh pelayanan bukan untuk diperas”

0
INHU(SK) - Sejumlah warga Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) datangi kantor desa daerah itu, Jumat (9/4/2021). Unjuk rasa warga...

Kesehatan

Vaksinasi Tahap II, Diwajibkan Terapkan Prokes

0
PEKANBARU(SK)--Setelah kegiatan Vaksinasi pejabat Publik digelar di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR), kegiatan kedua digelar hari ini, Senin (15/3/2021). Untuk di Pekanbaru, kegiatan diselenggarakan di...

Covid-19 Masih Mengganas di Kuansing, Camat Sentajo Raya Jadi Korban

0
TELUKKUANTAN(SK)-Virus Covid 19 tampaknya masih mengganas di wilayah Kuantan-Sengingi (Kuansing). Kali ini Camat Sentajo Raya Akhyan Armofhis yang menjadi korbannya. Akhyan diketahui meninggal dunia,...

Gubernur Sampaikan Siap Laksanakan Target Vaksinasi

0
PEKANBARU(SK)--Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi bersama Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, melakukan kegiatan rapat monitoring dan evaluasi (Monev) pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara...

Ditlantas dan Dishub Sosialisasi dan Bagikan Masker Gratis

0
PEKANBARU(SK)--Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau Kombes Pol Firman Darmansyah bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau membagikan masker gratis di Plaza Sukaramai Jalan Sudirman,...

Pemprov Terima 169 Usulan Santunan Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal

0
PEKANBARU(SK)--Pemerintah Provinsi Riau, mengusulkan 169 orang dari keluarga pasien yang meninggal dunia Covid-19, untuk dilaporkan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Pengusulan data ini, karena...