Sabtu, Februari 4, 2023
Beranda Internasional Lebanon: Demonstrasi meletus di Beirut, warga 'menangis, menjerit histeris, dan marah

Lebanon: Demonstrasi meletus di Beirut, warga ‘menangis, menjerit histeris, dan marah

Beirut, (Sentrakabar) –Bentrokan pengunjuk rasa anti-pemerintah dengan pasukan keamanan Lebanon meletus di Beirut, Kamis (06/08), menyusul kemarahan warga Beirut atas ‘kelalaian pemerintah’ yang menyebabkan ledakan.

Para pengunjuk rasa marah dengan ledakan dahsyat hari Selasa, yang menurut para pejabat disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan secara tidak aman sejak 2013.

Ledakan itu menghancurkan seluruh distrik di ibu kota, dengan rumah dan bisnis hancur menjadi puing-puing. Puluhan orang masih belum ditemukan.

Sejak bencana tersebut, dua pejabat mengundurkan diri. Anggota parlemen Marwan Hamadeh mengundurkan diri pada Rabu, sementara duta besar Lebanon untuk Yordania Tracy Chamoun mengundurkan diri pada Kamis, mengatakan bencana itu menunjukkan perlunya pergantian kepemimpinan.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan “perubahan besar” dari kepemimpinan Lebanon menyusul ledakan dahsyat tersebut.

Dalam kunjungannya ke kota yang hancur itu, dia menyerukan penyelidikan internasional.

Banyak warga Lebanon mengatakan korupsi, pengabaian, dan salah urus pemerintah menyebabkan ledakan itu.

Ledakan dahsyat Selasa lalu menewaskan sedikitnya 137 orang dan melukai sekitar 5.000 lainnya, sementara puluhan lainnya masih hilang. Keadaan darurat dua minggu telah diberlakukan.

Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan itu disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan secara tidak aman di gudang.

Kantor berita negara mengatakan 16 orang telah ditahan sebagai bagian dari penyelidikan.

Hakim Fadi Akiki, perwakilan pemerintah di pengadilan militer, mengatakan lebih dari 18 petugas pelabuhan dan bea cukai serta pekerja pemeliharaan di gudang telah diperiksa.

Sejumlah orang masih hilang tetapi laporan media mengatakan satu orang berhasil diselamatkan di laut sekitar 30 jam setelah ledakan terjadi.

Ayah dua anak, Amin Zahid berada di dekat pelabuhan dan diyakini telah terlempar ke laut karena kekuatan ledakan. Dia dilaporkan ditemukan oleh angkatan laut pada Kamis (06/08) pagi.

Apa yang dikatakan Macron?

Pada Kamis (06/08), Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menjadi kepada negara asing pertama yang berkunjung ke Lebanon, yang merupakan bekas koloni Prancis, sejak ledakan dahsyat hari Selasa.

Macron menggambarkan ledakan itu sebagai “metafora untuk krisis Lebanon saat ini” dan mengatakan “tatanan politik baru” diperlukan. Bantuan dana tersedia untuk negara tetapi para pemimpinnya harus menerapkan reformasi terlebih dahulu, katanya.

Dia juga menyerukan penyelidikan internasional terhadap ledakan itu “untuk mencegah hal-hal yang tersembunyi dan keraguan merayap masuk”.

Audit bank sentral Lebanon juga diperlukan – “Jika tidak ada audit bank sentral, dalam beberapa bulan tidak akan ada lagi impor dan kemudian akan ada kekurangan bahan bakar dan makanan,” kata Macron.

Presiden Macron mengatakan ia “tidak akan membiarkan bantuan diterima oleh tangan-tangan yang korup”.

Sebelumnya, Macron disambut warga saat menyusuri jalan-jalan di Beirut. Kepada kerumunan warga, Macron mengatakan ia “tidak akan membiarkan bantuan diterima oleh tangan-tangan yang korup”.

“Kami mendengar kemarahan di jalan-jalan pagi ini. Saat ini terjadi krisis politik, moral, ekonomi dan finansial, yang telah berlangsung selama berbulan-bulan. Bahan bertahun-tahun.

“Desakan ini memerlukan aksi politik yang tegas. Kami telah memulai pembicaraan, saya sudah membahasnya dengan Presiden Michel Aoun, dan saya akan berbicara secara jujur, terbuka kepada perdana menteri dan ketua parlemen,” kata Macron.

Ia juga menyerukan agar dicapai “pakta politik baru” di kalangan para pemimpin Lebanon.

Presiden Lebanon, Michel Aoun mengatakan peristiwa yang menewaskan sedikitnya 135 orang dan melukai lebih dari 5.000 lainnya itu akibat dari meledaknya 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan secara tidak aman di sebuah gudang selama enam tahun.

Banyak dari masyarakat Lebanon menuduh kejadian itu akibat dari pihak berwenang melakukan korupsi, penelantaran dan salah urus. Pemerintah pun telah memberlakukan keadaan darurat selama dua minggu ke depan.

“Beirut menangis, Beirut menjerit, orang-orang histeris dan orang-orang lelah,” kata pembuat film Jude Chehab kepada BBC, dan memintah pihak yang bertanggung jawab untuk diadili.

Seorang warga Beirut yang saat ini dirawat di rumah sakit, mengatakan, “Saya tahu bahwa selama ini kita dipimpin oleh orang-orang yang tidak kompeten, pemerintah yang tidak kompeten. Tetapi biar saya kasih tahu Anda – apa yang telah mereka lakukan sekarang benar-benar tindakan kriminal.”

Sementara, pemerintah Lebanon menetapkan keadaan darurat di Beirut selama dua minggu di tengah meningkatnya korban dalam bencana yang disebut Presiden Michel Aoun sebagai “malapetaka yang sulit digambarkan dengan kata-kata”.

Pertemuan darurat kabinet memutuskan langkah itu Rabu (05/08) dan tahanan rumah akan diawasi oleh tentara Lebanon.

Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon dengan keras menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab atas ledakan itu akan menghadapi “hukuman maksimum”.

Kepala bea cukai Badri Daher mengatakan kepada LBCI TV bahwa pihaknya telah meminta agar amonium nitrat dipindahkan dari pelabuhan, namun hal itu “tidak pernah terlaksana dan kami tinggalkan masalah ini kepada para pakar untuk menyelidiki penyebabnya”.

Para ahli di Universitas Sheffield di Inggris memperkirakan bahwa ledakan tersebut memiliki sekitar sepersepuluh dari kekuatan ledakan bom atom yang dijatuhkan di kota Hiroshima Jepang selama Perang Dunia Kedua dan “tidak diragukan lagi merupakan salah satu ledakan non-nuklir terbesar dalam sejarah”.

Menteri kesehatan Lebanon mengatakan jumlah korban meninggal meningkat menjadi 135 dengan korban luka sekitar 5.000 orang.

Ia menambahkan seperti dikutip Al Manar TV, sejumlah orang masih hilang.

Menteri Perekonomian Raoul Nehme menggambarkan situasinya seperti “kiamat”.

“Sebelum kejadian ini, kami dalam situasi yang sangat buruk. Anda tahu, kami meminta bantuan Dana Moneter Internasional, dan jika sekarang Anda melihat foto-foto yang beredar, pelabuhan telah hancur.

“Dan tak satu pun rumah, saya katakan lagi, tak satu pun rumah, tak satu pun toko, tak satu pun apartemen, yang tidak rusak. Ini seperti kiamat dan di sekitar pelabuhan, tak ada yang tersisa,” kata Nehme.

Ia mengatakan di lokasi ledakan, semuanya hancur dan terlempar ke laut.

“Kami punya sebidang tanah dan sekarang tanah itu lenyap. Kerugiannya mungkin miliaran dolar, tapi kami belum menghitungnya secara pasti.”

Kabinet telah meminta pasukan keamanan untuk menjamin tidak ada yang masuk ke lokasi ledakan.

Para petugas juga merencanakan untuk membangun kamar-kamar jenazah di Beirut karena rumah sakit yang kewalahan menyusul ledakan itu.

Ledakan hebat di Beirut

Upaya-upaya penyelamatan dan bantuan
Pasukan keamanan telah menyegel daerah di sekitar lokasi ledakan, dan tim penyelamat terus melakukan pencarian korban meninggal dan yang masih selamat di bawah puing-puing, sementara itu kapal melakukan pencarian di air lepas pantai. Puluhan orang dikabarkan masih hilang.

Menteri Kesehatan Masyarakat Hamad Hassan mengatakan fasilitas kesehatan Lebanon kekurangan tempat tidur dan tidak memiliki peralatan yang cukup untuk merawat korban terluka dan kritis.

Sebanyak 300.000 orang kehilangan tempat tinggal akibat ledakan itu, kata Gubernur Beirut Marwan Aboud.

Marwan Aboud mengatakan kepada BBC: “Beirut membutuhkan makanan,” sk/bbc

Most Popular

JMSI Riau Kutuk Penembakan Waketum JMSI, Desak Polisi Segera Tangkap Pelakunya

PEKANBARU(SK)-Penembakan Wakil Ketua Umum JMSI DR Rahiman Dani mendapat perhatian serius dari Pengurus Daerah JMSI Provinsi Riau. H Dheni Kurnia, Ketua JMSI Provinsi Riau...

Ketua DPW PKB Riau Kunjungi Posko Mabes, Sugianto : Ini Menjadi Spirit dan Vitamin Bagi Kami

PEKANBARU(SK)- Anggota DPR RI, Abdul Wahid mendadak singgah ke Posko Pemenangan Maju Bersama Sugianto (Mabes) di Jalan Kaharudin Nasution, Kota Pekanbaru, Jumat (20/1/2023). Hadir...

PHR Temukan Cadangan Minyak Ribuan Barel

PEKANBARU(SK)--- Dengan target 592 sumur di tahun 2023, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus berupaya meningkatkan optimalisasi produksi minyak di Wilayah Kerja (WK) Rokan....

Permaskab Meranti Sukses Gelara Silaturahmi dan Wirid Bersama

Dikemas dalam Podcast Tuk Wan Channel PEKANBARU(SK)-Dalam upaya meningkatkan silaturahmi sesama warga Meranti di Pekanbaru, Perkumpulan Masyarakat Kabupaten (Permaskab) Meranti Riau menggelar kegiatan silaturahmi dan...

Nasional

XL Axiata Raih Kinerja Solid Kualitas Jaringan Dorong Pertumbuhan Pendapatan

0
Jakarta(SK)-- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meraih kinerja solid sepanjang sembilan bulan pertama 2022. Pendapatan meningkat 9% lebih tinggi dari periode yang sama...

Pengamanan KTT G20, Polri Gunakan Face Recognition

0
BALI(SK) - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar latihan pra Operasi Puri Agung 2022 dalam rangka pengamanan pelaksanaan presidensi KTT G20 di Bali. Latihan...

XL Axiata Bekali Wisudawan Universitas Andalas, Kiat Hadapi Dunia Kerja

0
Padang(SK) -- Melalui program XL Axiata Future Leaders (XLFL), PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memberikan pembekalan kepada para wisudawan Universitas Andalas Padang (Unand)....

Efisiensi Proses Bisnis, KBI integritaskan 3 ISO

0
Jakarta(SK) -- PT Kliring Berjangka Indonesia mengintegrasikan ISO 9001 tentang Sistem Manajemen Mutu, ISO/IEC 27001:2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi dan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen...

Dunia Games Telkomsel Gelar DG Con 2022, Festival Games Terbesar di Indonesia secara Hybrid...

0
Jakarta(SK) – Telkomsel melanjutkan konsistensinya dalam memperkuat ekosistem dan industri gaming serta esports di Indonesia untuk terus berkembang semakin inklusif. Hal ini diwujudkan dengan menggelar...

Riau

JMSI Riau Kutuk Penembakan Waketum JMSI, Desak Polisi Segera Tangkap Pelakunya

0
PEKANBARU(SK)-Penembakan Wakil Ketua Umum JMSI DR Rahiman Dani mendapat perhatian serius dari Pengurus Daerah JMSI Provinsi Riau. H Dheni Kurnia, Ketua JMSI Provinsi Riau...

Ketua DPW PKB Riau Kunjungi Posko Mabes, Sugianto : Ini Menjadi Spirit dan Vitamin...

0
PEKANBARU(SK)- Anggota DPR RI, Abdul Wahid mendadak singgah ke Posko Pemenangan Maju Bersama Sugianto (Mabes) di Jalan Kaharudin Nasution, Kota Pekanbaru, Jumat (20/1/2023). Hadir...

PHR Temukan Cadangan Minyak Ribuan Barel

0
PEKANBARU(SK)--- Dengan target 592 sumur di tahun 2023, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) terus berupaya meningkatkan optimalisasi produksi minyak di Wilayah Kerja (WK) Rokan....

Permaskab Meranti Sukses Gelara Silaturahmi dan Wirid Bersama

0
Dikemas dalam Podcast Tuk Wan Channel PEKANBARU(SK)-Dalam upaya meningkatkan silaturahmi sesama warga Meranti di Pekanbaru, Perkumpulan Masyarakat Kabupaten (Permaskab) Meranti Riau menggelar kegiatan silaturahmi dan...

Geliat UMKM Batu Bata Merah

0
PEKANBARU((SK)- UMKM Batu Bata Merah sudah semestinya menjadi perhatian serius oleh pemerintah. Karena, UMKM ini salah satu contoh usaha yang masih bisa mempertahankan eksistensinya...

Hukum

JMSI Riau Kutuk Penembakan Waketum JMSI, Desak Polisi Segera Tangkap Pelakunya

0
PEKANBARU(SK)-Penembakan Wakil Ketua Umum JMSI DR Rahiman Dani mendapat perhatian serius dari Pengurus Daerah JMSI Provinsi Riau. H Dheni Kurnia, Ketua JMSI Provinsi Riau...

Iptu Rudi Sitinjak Polisi Tegas dan Humanis Dengan Segudang Prestasi Olahraga, Kembali Harumkan Nama...

0
PEKANBARU(SK) - Inspektur Polisi Satu (Iptu) Rudi Artono Sitinjak, merupakan personel polisi berprestasi di bidang olahraga. Pria yang menjabat sebagai Plh Kasi Propam Polres...

Nurhayati Tak Kuasa Menahan Tangis, Kapolres Inhu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Impiannya.

0
INHU(SK) - Sambil menggendong cucunya yang masih Balita, Nurhayati (52 tahun), warga Desa Petaling Jaya, Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), tak kuasa menahan...

Pengamanan KTT G20, Polri Gunakan Face Recognition

0
BALI(SK) - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar latihan pra Operasi Puri Agung 2022 dalam rangka pengamanan pelaksanaan presidensi KTT G20 di Bali. Latihan...

Sadis, Demi Polis Asuransi, Pasutri di Duri Bakar Jenazah ODGJ

0
DURI(SK) - Tidak perlu waktu lama, tim Opsnal Polres Bengkalis dan Polsek Pinggir mengungkap kasus tewasnya korban di dalam mobil Pickup, Jalan Arifin K,...

Kesehatan

Tangkal Bencana Asap, Dandim Bengkalis ajak Sektor Perusahaan ikut Cegah Karhutla

0
DURI(SK)– Tak hanya pemerintah daerah (Pemda) Bengkalis, maupun TNI/Polri. Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto juga ingatkan seluruh sektor usaha maupun...

Entaskan COVID-19, Dandim Bengkalis Ajak Seluruh Perusahaan di Duri Percepat Vaksinasi

0
DURI(SK)– Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto gelar silahturahmi dengan seluruh pimpinan perusahaan di wilayah tugas Koramil 03/Mandau, Rabu (30/3). Kegiatan itu...

Wakapolri Beri Penghargaan Atas Pencapaian Vaksinasi Tertinggi Di Wilayah Hukum Polda Riau

0
PEKANBARU(SK) - Kegiatan Vaksinasi serentak dilaksanakan di seluruh wilayah  jajaran Polda Riau dengan jumlah 317 titik dengan target sasaran  64.000 Dosis, sedangkan di kota...

Capaian Vaksinasi di Riau Tinggi, Wakapolri Minta Masyarakat Tidak Euforia dan Jaga Ketat Prokes

0
PEKANBARU(SK) - Meski pencapaian vaksinasi Covid-19 di wilayah Provinsi Riau tinggi, namun masyarakat diminta tidak ber euforia, dan mengabaikan protokol kesehatan. Demikian disampaikan oleh Wakapolri,...

D’Royal Skin Aesthetic Clinic Kini Hadir di Pekanbaru

0
PEKANBARU(SK)- Grand Opening D'Royal Skin Aesthetic Clinic Berlangsung Semarak. Kegiatan beralamat di Jalan Rajawali Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Minggu 13 Maret 2022. Kegiatan diawali dengan sambutan...