Minggu, Mei 29, 2022
Beranda BERITA UTAMA Negara Harus Hadir Selesaikan Sengketa Lahan di Pangkalan Gondai, Pelalawan

Negara Harus Hadir Selesaikan Sengketa Lahan di Pangkalan Gondai, Pelalawan

PEKANBARU(SK) – Sengketa kebun sawit yang berada di wilayah Desa Pangkalan Gondai, Langgam, Pelalawan antara pihak PT Peputra Supra Jaya (PSJ) dan PT Nusa Wana Raya (NWR) hingga kini masih belum menemui titik terang. Pasalnya masing – masing pihak belum ada kata sepakat.

Menanggapi permasalahan itu Pakar Lingkungan Dr Hengky mengatakan jika masalah utama sengketa ini adalah kawasan hutan, maka negara harus turun tangan.

“Jadi jika penetapan kawasan hutan itu dilakukan setelah adanya pihak masyarakat atau petani terlebih dulu membuka lahan dan bercocok tanam bahkan sampai menghasilkan, maka negara dalam hal ini Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) harus hadir,” ujar Pakar Lingkungan Dr Hengky Firmanda kepada wartawan, Senin (22/3).

Sebab jelas Dr Hengky, kalau memang lahan kebun sawit itu dijadikan sebagai kawasan hutan oleh negara maka ada proses peralihan. “Itukan ada bukti campur tangan negara dan disinilah diperlukan kehadiran Mentri (KLHK),” ucap Hengky.

Bukan hanya Menteri KLHK yang kini dijabat oleh Siti Nurbaya yang mesti hadir, jika perlu Presiden Joko Widodo juga ikut campur. Sebab adanya pernyataan Presiden Jokowi yang akan mengirimkan tim guna menuntaskan masalah ini jika tidak kunjung selesai kala pembagian sertifikat tanah beberapa waktu lalu.

“Pernyataan itu bukti bahwa Presiden sudah bersikap. Jadi menurut saya Negara harus koreksi kembali apakah benar itu kawasan hutan atau bagaimana. Negara harus duduk kembali bersama masyarakat, perusahaan, tokoh masyarakat hingga aparat setempat,” ungkapnya.

Lebih jauh Hengky juga menyampaikan, keterlibatan negara dalam hal ini didasari keluarnya SKGR yang dimiliki warga. “Keluarnya SKGR adalah bukti bahwa lahan tersebut diakui negara terkait kepemilikannya,” ujar Hengky .

Oleh karena itu, jika ada SKGR, berarti ada alas dasar kepemilikan, terlebih lagi jika ada jual beli dan tentunya ada kerugian yang dimunculkan di sana. “Kalau memang demikian negara memang harus turut andil untuk menyelesaikannya,” ucap dosen Fakuktas Hukum Universitas Riau tersebut.

Sebelumnya Dr Elviriadi juga menilai negara melalui Kementrian Lingkungan Hidup (KLHK) harus hadir untuk mencari solusi.

“Seharusnya, negara lewat KLHK hadir ditengah persoalan ini. Sebab ini merupakan tupoksinya. Bukan malah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang hadir,” ujar Elviriadi, Jumat (19/03/21) lalu

DLHK itu tupoksinya adalah persolan lahan non hutan. Sedangkan saat ini lahan kebun sawit yang sedang di persoalkan berada dalam kawasan hutan. “Saya gak tau kok bisa DLHK dilibatkan dalam eksekusi mewakili negara. Sementara seharusnya ini adalah tupoksi dari KLHK. Harusnya KLHK merespon permasalahan ini,” ucapnya..

Oleh karena itu bagai manapun KLHK yang kini dipimpin oleh Siti Nurbaya harus hadir ditengah persoalan ini dengan membawa solusi. “Kita berharap Bupati Pelalawan terpilih mengusulkan ke KLHK untuk mengeluarkan lahan itu dari status hutan atau dikonfrensi ke perhutanan sosial atau areal Peruntukan lain (Apel). Sehingga tidak ada yang menjadi korban,” ungkapnya.

Sementara terkait keabsahan lahan tersebut, Elviriadi menilai ada dualisme bernegara terjadi di wilayah tersebut. Jika aparatur negara baik camat, kepala desa telah mengeluarkan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) maka lahan tersebut sah milik warga (petani).

“SKGR kan diakui negara. Sehingga negara harus mempertimbangkan dengan bijaksana. Terlebih lagi, kebun sawit itu sudah menjadi tulang punggung masyarakat. Kecuali kondisinya lahan baru dibuka, sawit baru ditanam dan belum berbuah bisa lah dilakukan eksekusi,” ujarnya..

Apalagi saat Ini masyarakat sudah dimakmurkan oleh kelompok usaha seperti perusahaan-perusahaan. “Untuk itulah negara harus hadir dan bijaksana,” ucapnya.

Sementara, usaha ratusan warga Desa Gondai, yang melawan eksekusi 3.323 hektare lahan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau membuahkan hasil. Pasalnya, Mahkamah Agung menyatakan surat perintah tugas nomor 096/PPLHK/082 tanggal 10 Januari 2020 untuk pengamanan atau eksekusi lahan sawit batal atau tidak sah.

Putusan Nomor 595 K.TUN/2020 itu sudah disampaikan Mahkamah Agung ke Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru (PTUN). Amar putusan tersebut sudah disampaikan panitera ke penggugat dan tergugat.

Dalam putusan itu tertulis penggugat adalah PT Peputra Supra Jaya (PSJ). Perusahaan ini mewakili sejumlah koperasi yang didalamnya ada ratusan warga melawan eksekusi yang dilakukan oleh DLHK (tergugat).

Panitera PTUN Pekanbaru, Agustin, dikonfirmasi wartawan membenarkan putusan tersebut. Dia menyebut sudah menyampaikan putusan kepada tergugat dan penggugat.

“Yang saya sampaikan adalah amar putusan, selanjutnya para pihak yang mengajukan salinan lengkapnya,” kata Agustin, Kamis (18/03/21) kemarin.

Agustin menyebut penggugat sudah mengajukan surat permohonan eksekusi terhadap putusan tersebut. Selanjutnya kedua belah pihak akan dipanggil kalau hakim sudah mengeluarkan surat eksekusi putusan.

“Nanti hakim membacakan, apakah eksekusi itu sudah dilaksanakan atau belum,” kata Agustin.

Dari petikan putusan yang diterima wartawan, Ketua Majelis Hakim di Mahkamah Agung Dr Irfan Fachruddin membatalkan putusan PTUN Tinggi Medan yang menguatkan putusan PTUN Pekanbaru.

“Mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi PT PSJ,” kata Irfan dalam petikan putusan itu.

Petikan amar putusan MA ini juga menyatakan surat dinas untuk eksekusi lahan batal atau tidak sah. Kemudian mewajibkan DLHK mencabut surat tersebut.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan lahan seluas 3.323 hektare itu harus diuji keabsahan perizinan dari kedua pihak dan kepemilikan di pengadilan secara perdata.

Selanjutnya, pengalihan kawasan hutan menjadi non hutan harus mengajukan perizinan baru.

Sebagai informasi, eksekusi oleh DLHK Riau dengan menebang sawit milik warga dan PT PSJ berlangsung sejak awal tahun lalu. Penebangan itu mendapat perlawanan dari ratusan warga karena menggantungkan hidup dari sawit bekerjasama dengan PT PSJ.

Tak jarang, perlawanan itu berujung bentrokan antara warga dan polisi yang mengawal jalannya eksekusi. Beberapa warga juga mengalami luka dan ada pula yang ditangkap karena dituduh provokator.

Bahkan warga juga membangun tenda-tenda di lokasi sebagai bentuk perlawanan. Tapi, tenda itu roboh setelah aparat dan alat berat milik dinas meratakan sawit dengan tanah.

Penebangan sawit itu sempat berhenti setelah sejumlah anggota DPR ataupun DPRD Riau turun ke lokasi. Penghentian eksekusi hanya beberapa bulan dan berlanjut, bahkan sampai tahun 2021.

Eksekusi lahan awal tahun ini juga tak jarang berujung bentrok. Untuk meredam aksi perlawanan ini, aparat menangkap sejumlah orang yang dinilai sebagai provokator.

Sk03

Most Popular

Oknum Aparat Dituding Terima Upeti Dari Pengusaha Judi

ROKANHULU(SK)--Keberadaan Judi berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) jenis Shooting Fish atau meja tembak ikan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sempat menjadi perhatian publik di Negeri...

Polisi Selidiki Pembuat Spanduk Ujaran Kebencian

PASIRPENGARAIAN(SK)--Tak terima dan merasa dirugikan dengan adanya spanduk bertuliskan " Suparman Maling Uang Negara, Sok Jadi Pahlawan di Rohul" yang terpampang di beberapa titik...

Berkas Kades Teluk Aur P21

ROKANHULU(SK)--Setelah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Peneliti Kejari Rokan Hulu (Rohul), Penyidik Unit Reskrim Polsek Rambah Samo serahkan tersangka dan barang bukti tindak...

Serang PT Langgam, Dosen Di tuntut 3 Tahun Penjara

PEKANBARU(SK)  - Seorang dosen salah satu universitas negeri di Riau Anthony Hamzah selaku terdakwa penyerangan dan pengusiran ratusan karyawan perusahaan sawit di Desa Pangkalan...

Nasional

Tangkal Bencana Asap, Dandim Bengkalis ajak Sektor Perusahaan ikut Cegah Karhutla

0
DURI(SK)– Tak hanya pemerintah daerah (Pemda) Bengkalis, maupun TNI/Polri. Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto juga ingatkan seluruh sektor usaha maupun...

Entaskan COVID-19, Dandim Bengkalis Ajak Seluruh Perusahaan di Duri Percepat Vaksinasi

0
DURI(SK)– Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto gelar silahturahmi dengan seluruh pimpinan perusahaan di wilayah tugas Koramil 03/Mandau, Rabu (30/3). Kegiatan itu...

Task Force Energy, Sustainability & Climate B20 Dukung Transisi Energi Pada G20 Melalui Aksi...

0
Jakarta --- Task Force Energy, Sustainability & Climate (ESC) Business Group 20 (B20) menegaskan komitmennya dalam mendukung tiga isu utama transisi energi yang disampaikan...

Mulai Maret 2022, Telkomsel Secara Bertahap Upgrade Layanan 3G ke 4G/LTE di 504 Kota/Kabupaten...

0
Jakarta(SK) – Menegaskan komitmen dalam menghadirkan konektivitas digital berteknologi terdepan yang merata dengan kualitas setara, Telkomsel akan melakukan proses peningkatan/pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G...

Orbit Hadirkan Skema Pascabayar Telkomsel Halo dengan Ekstra Keuntungan untuk Maksimalkan Pengalaman Internet Rumah...

0
JAKARTA(SK) – Telkomsel Orbit terus berupaya mendukung setiap aktivitas digital masyarakat untuk dapat mengoptimalkan berbagai potensi di segala aspek kehidupan melalui inovasi produk dan...

Riau

Oknum Aparat Dituding Terima Upeti Dari Pengusaha Judi

0
ROKANHULU(SK)--Keberadaan Judi berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) jenis Shooting Fish atau meja tembak ikan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sempat menjadi perhatian publik di Negeri...

Polisi Selidiki Pembuat Spanduk Ujaran Kebencian

0
PASIRPENGARAIAN(SK)--Tak terima dan merasa dirugikan dengan adanya spanduk bertuliskan " Suparman Maling Uang Negara, Sok Jadi Pahlawan di Rohul" yang terpampang di beberapa titik...

Berkas Kades Teluk Aur P21

0
ROKANHULU(SK)--Setelah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Peneliti Kejari Rokan Hulu (Rohul), Penyidik Unit Reskrim Polsek Rambah Samo serahkan tersangka dan barang bukti tindak...

Serang PT Langgam, Dosen Di tuntut 3 Tahun Penjara

0
PEKANBARU(SK)  - Seorang dosen salah satu universitas negeri di Riau Anthony Hamzah selaku terdakwa penyerangan dan pengusiran ratusan karyawan perusahaan sawit di Desa Pangkalan...

Madu Lebah Jadi Produk Unggulan Desa Sontang

0
ROKANHULU(SK)--Guna mengembangkan potensi desa nya, Kepala Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu Zulfahrianto, SE bersama Koperasi Unit Desa (KUD) Sontang Bertuah melakukan...

Hukum

Oknum Aparat Dituding Terima Upeti Dari Pengusaha Judi

0
ROKANHULU(SK)--Keberadaan Judi berkedok Gelanggang Permainan (Gelper) jenis Shooting Fish atau meja tembak ikan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sempat menjadi perhatian publik di Negeri...

Polisi Selidiki Pembuat Spanduk Ujaran Kebencian

0
PASIRPENGARAIAN(SK)--Tak terima dan merasa dirugikan dengan adanya spanduk bertuliskan " Suparman Maling Uang Negara, Sok Jadi Pahlawan di Rohul" yang terpampang di beberapa titik...

Berkas Kades Teluk Aur P21

0
ROKANHULU(SK)--Setelah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Peneliti Kejari Rokan Hulu (Rohul), Penyidik Unit Reskrim Polsek Rambah Samo serahkan tersangka dan barang bukti tindak...

Serang PT Langgam, Dosen Di tuntut 3 Tahun Penjara

0
PEKANBARU(SK)  - Seorang dosen salah satu universitas negeri di Riau Anthony Hamzah selaku terdakwa penyerangan dan pengusiran ratusan karyawan perusahaan sawit di Desa Pangkalan...

Polsek Kabun Ringkus Sindikat Curanmor, 7 Sepeda Motor Diamankan

0
ROKANHULU(SK)--Sebanyak tiga pria diringkus aparat Polsek Kabun, Polres Rokan Hulu (Rohul). Tiga pria itu merupakan sindikat Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang beraksi di wilayah...

Kesehatan

Tangkal Bencana Asap, Dandim Bengkalis ajak Sektor Perusahaan ikut Cegah Karhutla

0
DURI(SK)– Tak hanya pemerintah daerah (Pemda) Bengkalis, maupun TNI/Polri. Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto juga ingatkan seluruh sektor usaha maupun...

Entaskan COVID-19, Dandim Bengkalis Ajak Seluruh Perusahaan di Duri Percepat Vaksinasi

0
DURI(SK)– Komandan Kodim (Dandim) 0303/Bengkalis, Letkol. Inf. Endik Yunia Hermanto gelar silahturahmi dengan seluruh pimpinan perusahaan di wilayah tugas Koramil 03/Mandau, Rabu (30/3). Kegiatan itu...

Wakapolri Beri Penghargaan Atas Pencapaian Vaksinasi Tertinggi Di Wilayah Hukum Polda Riau

0
PEKANBARU(SK) - Kegiatan Vaksinasi serentak dilaksanakan di seluruh wilayah  jajaran Polda Riau dengan jumlah 317 titik dengan target sasaran  64.000 Dosis, sedangkan di kota...

Capaian Vaksinasi di Riau Tinggi, Wakapolri Minta Masyarakat Tidak Euforia dan Jaga Ketat Prokes

0
PEKANBARU(SK) - Meski pencapaian vaksinasi Covid-19 di wilayah Provinsi Riau tinggi, namun masyarakat diminta tidak ber euforia, dan mengabaikan protokol kesehatan. Demikian disampaikan oleh Wakapolri,...

D’Royal Skin Aesthetic Clinic Kini Hadir di Pekanbaru

0
PEKANBARU(SK)- Grand Opening D'Royal Skin Aesthetic Clinic Berlangsung Semarak. Kegiatan beralamat di Jalan Rajawali Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Minggu 13 Maret 2022. Kegiatan diawali dengan sambutan...