Minggu, Oktober 24, 2021
Beranda BERITA UTAMA Sidang Lanjutan Penggelapan Dana Nasabah BJB Empat Saksi Mengaku Tandatangan di Cek...

Sidang Lanjutan Penggelapan Dana Nasabah BJB Empat Saksi Mengaku Tandatangan di Cek Bukan Miliknya

Direktur CV Kiat Motor M Zakir (kemeja biru) saat diminta majelis hakim untuk melihat barang bukti berupa cek disaksikan JPU dan PH terdakwa dalam sidang penggelapan dana nasabah BJB Pekanbaru, Senin (20/9/2021).

PEKANBARU(SK)– Sidang lanjutan kasus penggelapan dana nasabah BJB Arif Budiman dengan terdakwa Tarry Dwi Cahya, teller BJB, Senin (20/9/2021).
Sidang yang dipimpin majelis hakim Dahlan SH ini menghadirkan empat orang saksi. Direktur CV Kiat Motor Muhammad Zakir saksi pertama yang dihadirkan JPU Zurwandi SH dan membawa dua blok cek perusahaan sesuai permintaan sidang sebelumnya.

Dalam keterangannya, Muhammad Zakir menjelaskan, CV Kiat Motor perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Di mana perusahaan tersebut dipinjam pakai (kuasa pakai) Arif Budiman (Dirut PT Palm Raya Grup) untuk pengerjaan beberapa proyek.

Hakim menanyakan masalah apa yang terjadi di BJB, saksi mengaku rekening giro milik perusahaannya bermasalah tahun 2017.

Dalam pembukaan rekening, Muhammad Zakir menyetor dana sebesar Rp1 juta untuk pembukaan rekening giro perusahaan.

“Atas pembukaan rekening saya diberikan cek oleh BJB, khusus transaksi menggunakan cek. Saya yang pegang cek dan saat transaksi menggunakan cek,” ujar Zakir.

Menurut Zakir ada tiga transaksi cek yang bermasalah di tahun 2017 yakni cek tertanggal 3 Januari, 13 Oktober dan 16 Oktober tahun 2017. Cek tersebut bukanlah milik CV Kiat Motor walaupun sangat mirip.

Majelis hakim menanyakan apakah dalam pertemuan rekonsiliasi tersebut ditunjukkan cek tersebut kepada saksi, saksi mengaku ditunjukkan di monitor namun wujud fisik tidak diperlihatkan dan terdakwa Tarry tidak ada berada dalam ruangan tersebut.

Saksi mengaku tidak pernah menghubungi Tarry dan ke BJB hanya tiga kali yakni saat pembukaan rekening, pengambilan buku cek dan pengajuan kredit.

PH terdakwa menanyakan apakah pernah saksi ikut mencairkan cek sebesar Rp250 juta? Saksi mengaku tidak pernah. Bahkan PH terdakwa meminta agar saksi membawa stempel di persidangan selanjutnya, namun saksi keberatan karena stempel sangat gampang membuatnya hanya perlu waktu 15 menit.

Hakim Dahlan menanyakan apakah terdakwa Tarry keberatan dengan keterangan saksi, terdakwa mengaku tidak.
Saksi kedua Direktur CV Rizky Pratama Zulnaidi, kontraktor pengadaan barang terkait mobiler.

CV Rizky Pratama berdiri tahun 2014 dan rekening giro di BJB atas nama CV Rizky Pratama, saat pembukaan rekening giro BJB memberikan blok cek.

“Ada beberapa kali diberikan blok cek dan saat pertama kali satu blok cek saya serahkan ke Arif. Cek ini saya teken bila diperlukan untuk transaksi,” ujar Zulnaidi.

Ada tiga cek yang menurut Zulnaidi bukan miliknya yakni cek dengan nilai Rp 500 juta, Rp1,2 miliar dan Rp 1,250 miliar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zurwandi SH menanyakan apakah saksi yang teken cek tersebut, saksi dengan tegas mengatakan bukan tandatangannya dan dia tidak mengetahui siapa yang meneken.

Terkait cek Rp 1,250 miliar apakah saksi ada menerima uang cash dari BJB? Saksi mengaku tidak ada menerima uang tunai. Sedangkan Arif, saksi mengaku tidak tahu.
Saksi ketiga yang dihadirkan di persidangan adalah Direktur CV Putra Bungsu Dedi Jauhari. Perusahaan ini bergerak di bidang pembangunan fisik.
Saat majelis hakim menanyakan apakah pernah membuka rekening di BJB? Dedi mengaku pernah membuka rekening giro dan diberi satu blok cek. Namun Dedi tidak mengetahui seperti apa bentuk rekening giro dan tidak mengetahui dimana letak tanda tangan di csk.

Dedi mengaku ada satu cek yang bermasalah dengan nilai Rp450 juta.
Pengujian penulisan cek bermasalah tersebut, Dedi mengaku tidak tahu siapa yang menulis.

Hakim menanyakan pernahkah Arif minta izin untuk teken cek jika saksi berhalangan? Saksi mengaku tidak pernah karena biasanya Arif akan memberitahukan sehari sebelumnya.
Saksi keempat yang dihadirkan adalah Abdillah, karyawan lapangan PT Palem Grup. Saksi menjadi karyawan sejak 2013 hingga 2019 karena perusahaan sudah bubar.

Saksi mengaku hanya sebatas membawa cek ke BJB bersama Arif maupun sendiri.
“Bukan saya yang teken ataupun menuliskan cek. Bila tarik tunai uangnya langsung diserahkan ke Arif Budiman dan dilaporkan ke kantor,” ujar Abdillah.

JPU memperlihatkan dua cek kepada majelis hakim milik PT Palem Raya grup dan CV Kiat Motor, cek senilai Rp200 juta dengan waktu transaksi pukul 16.00 WIB dan cek tertanggal 3 Januari 2017 senilai Rp1, 750 miliar dengan transaksi dilakukan pukul 16.15 WIB.

Pada tanggal 31 Mei 2017, saksi mengaku berada di Bangkinang berangkat pagi dengan agenda meminjam perusahaan untuk proyek di Kuansing mulai pagi hingga menjelang magrib. Kemudian saksi di Baserah ada survei ke lokasi tanggal 3 Januari 2017 dengan Muhammad Zakir. Sampai di Baserah pukul 13.00 WIB dan kembali malamnya dari Baserah ke Pekanbaru.

Saksi mengaku hanya pernah melakukan transaksi paling banyak Rp150 juta.
Pada kesempatan itu hakim Dahlan menanyakan apakah Arif pernah meminta saksi untuk mengambil sendiri cek, saksi mengaku tidak pernah.

Sementara terdakwa Tarry mengaku saksi yang menandatangani cek tersebut. “Dia datang sendiri ke hadapan saya menandatangani cek tersebut,” ujar Tarry saat majelis hakim mengkonfrontirnya.
Sidang selanjutnya ditunda Kamis (23/9/2021).

SK/ibl

Most Popular

70 Persen Backup Data Rekaman CCTV Bisa Diselamatkan

PEKANBARU(SK) - Sidang pembobolan rekening nasabah BJB Pekanbaru yang dipimpin hakim Dahlan SH dengan terdakwa teller BJB Tarry Dwi Cahya menghadirkan dua orang saksi...

PWI Riau dan SKK Migas Gelar Webinar Media dan Pelatihan Wartawan

PEKANBARU(SK) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau bersama Satuan Kelompok Khusus (SKK) Migas Sumbagut dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) akan melaksanakan kegiataan...

Sidang Pembobolan Rekening Nasabah BJB Pekanbaru, Dua Saksi Akui Tidak Ada Korban Saat Transaksi

PEKANBARU - Qurota Aini, mantan AO Konsumer BJB Pekanbaru dan Said mantan AO Komersial BJB Pekanbaru kembali dihadirkan di persidangan dugaan pembobolan rekening nasabah...

Sidang Nasabah BJB Pekanbaru, Hakim: Kejahatan Perbankan Tidak Berdiri Sendiri

- Ketua Majelis Hakim Dahlan SH menegaskan, kejahatan tindak pidana perbankan tidak ada yang berdiri sendiri. Hal itu disampaikan Dahlan saat persidangan kasus nasabah...

Nasional

Telkomsel-Zoom Kolaborasi Hadirkan Pengalaman Premium Interaksi Virtual yang Terjangkau

0
Jakarta(SK)- Telkomsel bersama Zoom Video Communications, Inc. (Zoom) hari ini mengumumkan kolaborasi guna menghadirkan pengalaman premium berinteraksi secara virtual bagi para pelanggan Telkomsel. Dalam kolaborasi...

Dana BSU Peserta BPJAMSOSTEK Cair

0
PEKANBARU(SK) - Pemerintah sudah mulai melakukan pencairan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang pada pekan lalu sudah diserahkan datanya oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kepada...

Perguruan Kungfu Naga Sakti Indonesia Mengadakan Ujian Ke- 32

0
PEKANBARU----Porsea, Perguruan Kungfu Naga Sakti Indonesia (PKNSI) mengadakan ujian kenaikan sabuk yang ke- 32 di Desa Jonggi Manulus Kecamatan Permaksian Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera...

Pimred StatusRakyat Apresiasi Polda Sumut Atas Ungkap Pembunuh Marshal

0
PEKANBARU(SK)----Keberhasilan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut dalam mengungkap kasus penembakan Marasalem Harahap (Marshal) Pimpinan Redaksi Media Lassernewstoday.com menuai pujian dari kalangan kuli tinta...

Tokoh Agam Dukung T Rusli Ahmad Jadi Ketua FKUB, Ketua DPH LAMR : Sudah...

0
PEKANBARU(SK) - Dukungan terhadap Ketua Umum DPP Santri Tani Nahdatul Ulama (Santan NU) T. Rusli Ahmad menjadi Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi...

Riau

Sidang Lanjutan Pembobolan Rekening Nasabah BJB Pekanbaru, Rusli Akui Beri Bilyet Giro Kosong ke...

0
PEKANBARU(SK)- Sidang dugaan pembobolan rekening nasabah BJB Pekanbaru atas nama Arif Budiman kembali membuka fakta-fakta baru. Pada persidangan dengan terdakwa Tarry Dwi Cahya, teller...

PPDI Riau Salurkan Alat Bantu Disabilitas

0
PEKANBARU(SK) - Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Riau menyalurkan bantuan alat bantu penyandang disabilitas, Selasa (22/9/2021). Penyerahan alat bantu disabilitas ini secara simbolis diberikan Ketua...

UIR dan PWI Teken MoU, MoA dan IA

0
Pekanbaru(SK)- Universitas Islam Riau (UIR) menjalin kerjasama di bidang Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau. Kerjasama ini diperkuat dengan penandatanganan...

Gandeng Masyarakat, PHR Gelorakan Peduli Lingkungan di Duri

0
DURI(SK) - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggandeng berbagai elemen masyarakat untuk terus menggelorakan semangat peduli lingkungan. Pada Ahad (19/9/2021) lalu, PHR dan Bank Sampah...

Sidang Lanjutan Penggelapan Dana Nasabah BJB Empat Saksi Mengaku Tandatangan di Cek Bukan Miliknya

0
PEKANBARU(SK)- Sidang lanjutan kasus penggelapan dana nasabah BJB Arif Budiman dengan terdakwa Tarry Dwi Cahya, teller BJB, Senin (20/9/2021). Sidang yang dipimpin majelis hakim Dahlan...

Hukum

Sidang Lanjutan Pembobolan Rekening Nasabah BJB Pekanbaru, Rusli Akui Beri Bilyet Giro Kosong ke...

0
PEKANBARU(SK)- Sidang dugaan pembobolan rekening nasabah BJB Pekanbaru atas nama Arif Budiman kembali membuka fakta-fakta baru. Pada persidangan dengan terdakwa Tarry Dwi Cahya, teller...

Sidang Lanjutan Penggelapan Dana Nasabah BJB Empat Saksi Mengaku Tandatangan di Cek Bukan Miliknya

0
PEKANBARU(SK)- Sidang lanjutan kasus penggelapan dana nasabah BJB Arif Budiman dengan terdakwa Tarry Dwi Cahya, teller BJB, Senin (20/9/2021). Sidang yang dipimpin majelis hakim Dahlan...

Sidang Penggelapan Dana Nasabah BJB Pekanbaru Rahmad: Dia Dipecat Karena Kasus Ini

0
PEKANBARU(SK) - Sidang penggelapan dana nasabah BJB Pekanbaru dengan terdakwa Indra Osmer menghadirkan saksi mantan Kepala Cabang BJB Pekanbaru Rahmat Abadi, Selasa (14/9/2021). Dalam persidangan...
Suasana sidang.

Audit BJB Ditemukan 22 Transaksi Tak Sesuai SOP

0
PEKANBARU(SK)– Sidang dugaan pembobolan rekening nasabah BJB Pekanbaru kembali embuka fakta-fakta baru. Pada persidangan dengan terdakwa Indra Osmer Hutauruk, Manajer Bisnis Konsumer bank bjb...
Suasana sidang kasus penggelapan di Bank BJB.

Hakim Dahlan: Mengapa 4 Tahun CCTV BJB Bisa Rusak

0
PEKANBARU(SK) - Ketua majelis hakim sidang penggelapan dana nasabah BJB Pekanbaru DR Dahlan SH MH merasa heran dengan kondisi salah satu fasilitas keamanan BJB...

Kesehatan

Resmikan Isoter Wisma Kemala, Kapolda Riau Serahkan Bantuan 30 Oksigen Konsentrator Dari Kapolri

0
PEKANBARU(SK) - Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi menyerahkan 30 Oksigen Konsentrator kepada Kabid Dokkkes Polda Riau pada Senin (30/8/2021), saat meresmikan penggunaan Gedung...

DPD KORNI Pekanbaru Giat Peduli Sosial ke Masyarakat Terdampak PPKM dan Menjalani Isoman

0
Pekanbaru(SK) - DPD KORNI Pekanbaru Apresiasi Lurah Sialang Sakti Kecamatan Tenayan Raya Hasan Nusi dan Jajaran RW 07/ RT 01 dalam giat Peduli KORNI...

Menandai 30 Tahun Pengabdian, Alumni Akpol 1991 Riau Bagikan 1020 Paket Sembako

0
PEKANBARU(SK)- Alumni Akpol angkatan 1991 Bhara Daksa menggelar aksi membagikan sembako kepada masyarakat terdampak covid-19 di Pekanbaru, menandai 30 tahun pengabdiannya di institusi Kepolisian...

Ketua B2P3 Riau, Oyong Tanjung Ucapkan Terimakasih ke Management RS Prima Pekanbaru

0
Pekanbaru(SK)- - Ketua B2P3 Riau, Oyong Tanjung menyampaikan ucapan terima kasih kepada management Rumah Sakit Prima Pekanbaru dalam penanganan pandemi virus Covid-19 di Kota...

Forum Pekanbaru Kota Bertuah Lakukan Aksi Nyata Di Tengah Pandemi Covid-19

0
Pekanbaru(SK)- -Hari ini, Ahad (18/7/2021) FKB berbagi masker dengan jumlah 18.000 masker dan penyemprotan 150 liter disinfektan di sejumlah pasar dan rumah ibadah. "Ini aksi...